that shit keep on shit-ing

Published May 4, 2013 by arawrewr

it’s just how much i hate you for being such a sweet-talker and capture everyone’s hearts with bullshit, and how people trust you, how people with all their stupidity act as they know eveyrthing between us while in fact they know nothing, cause they only heard your freakin point of view which is..not even fair for me.

yeah right, I may not have friends as freakin many as you have, I  dont because I am being myself, I always be, and I dont say what people want to hear but I say what I suppose to say.

people are your on side because they are as sly as fool as narrow-minded as you are, because you all are the same, you all are in the same boat.

just wait and see how sharks will flip your mighty boat.

there are already just so many bullshits in my life, you freaking dont need to make it worse, for heaven’s sake. I dont want to curse, no more, since I think the title already explained you enough.

fooled by fool. how fool.

you are awfully awful.

truth to be told, silent is gold. lets just see where will this brings us. there is no need to talk back, cause you are totally not worth for every word that will slip from my mouth.

put wood in the fire, and let karma bug bite you.

I believe bad things happen for reasons, and I believe,

now, you can win, with all your mighty sly mind, but let the future be and see, who’s the next winner.

I’m perfectly fine if you want me to fight, but make it fair, and I believe that you know it wont be fair if you have rock behind your fist.

Sejarah Internet

Published August 3, 2012 by arawrewr

Pada tahun 1957 Dephan AS (DoD = Departement of Defense) membentuk ARPA (Advanced Research Projects Agency) sebagai tanggapan terhadap peluncuran Sputnik-nya Uni Sovyet. ARPA bertugas meningkatkan kemampuan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh militer. ARPA menjalankan tugasnya dengan memberikan bantuan dan melakukan kontrak kerja dengan universitas-universitas dan perusahaan-perusahaan yang memiliki ide yang dianggap menjanjikan bagi operasinya.

Pada pertengahan tahun 1960-an, saat puncak Perang Dingin, DoD ingin memiliki komando dan pengendalian jaringan yang dapat mempertahankan diri bila terjadi perang nuklir. Untuk mengatasi masalah ini DoD mengubah arah risetnya, ARPA. Bekerjasama dengan beberapa universitas, ARPA memutuskan bahwa jaringan yang diperlukan DoD adalah berbentuk packet-switching yang terdiri dari sebuah subnet dan komputer-komputer host. Pada Desember 1968, ARPA memberikan kontraknya kepada BBN, sebuah biro konsultan di Cambridge, Massachusetts untuk membangun jaringan tersebut dan membuat software-software pendukung.

Walaupun masih terdapat kekurangan pada masalah software, pada Desember 1969 berhasil diluncurkan sebuah jaringan eksperimen yang menghubungkan empat buah simpul yaitu UCLA, UCSB, SRI dan Utah University. Jaringan ARPANET ini segera berkembang dengan pesat meliputi seluruh wilayah AS dalam tiga tahun pertamanya. Sebagai tambahan dalam membantu pertumbuhan ARPANET yang masih prematur ini, ARPA juga membiayai penelitian jaringan satelit dan jaringan radio paket yang mobile.
Pengamatan ini mendorong semakin banyaknya penelitian tentang protokol, yang berpuncak pada penemuan model dan protokol TCP/IP. TCP/IP secara spesifik dirancang untuk menangani komunikasi melalui internetwork, sesuatu yang menjadi semakin penting dengan semakin banyaknya jaringan dan LAN yang dihubungkan ke ARPANET. Untuk mendorong pemakaian protokol-protokol baru tersebut, ARPA mengadakan beberapa kontrak dengan BBN dan Universitas California di Berkeley untuk mengintegrasikan protokol-protokol tersebut ke dalam Berkeley UNIX.

Pada tahun 1983, ARPANET memiliki jaringan yang besar dan sudah dapat dianggap stabil dan sukses. Selama tahun 1980-an, jaringan-jaringan tambahan, khususnya LAN, makin banyak yang dihubungkan ke ARPANET. Sejalan dengan bertambah luasnya jaringan, host-pun semakin mahal. Karena itu DNS (Domain Naming System) dibentuk untuk mengorganisasi mesin ke dalam domain-domain tertentu dan memetakan nama-nama host ke dalam alamat-alamat IP.

Pada tahun 1990, ARPANET telah tersusun oleh jaringan-jaringan yang baru, yang sebenarnya dilahirkan sendiri oleh ARPANET. Setelah itu ARPANET menghentikan operasinya dan dibongkar. Sampai saat ini, MILNET masih tetap beroperasi.

Pada tahun 1984 NSF mulai merancang jaringan backbone berkecepatan tinggi yang akan menghubungkan keenam pusat superkomputernya di San Diego, Boulder, Champaign, Pittsburgh, Ithaca dan Princeton. Jaringan ini diproyeksikan sebagai pengganti ARPANET dan akan dibuka untuk seluruh kelompok-kelompok riset universitas, laboratorium riset, perpustakaan dan musium untuk mengakses keenam superkomputernya itu dan berkomunikasi satu dengan lainnya. Jaringan ini juga terhubung dengan ARPANET. Selanjutnya NSF dengan segera membuat rencana jaringan penerusnya dan memberikan kontrak kepada konsorsium Michigan-based MERIT untuk melaksanakan rencana tersebut. Jaringan ini pun akhirnya kewalahan sehingga pada tahun 1990 jaringan ini segera ditingkatkan kemampuannya.

Pada tahun 1995, backbone NSFNET tidak diperlukan lagi untuk menginterkoneksikan jaringan-jaringan regional NSF. Untuk mempermudah dan meyakinkan bahwa setiap jaringan regional dapat berkomunikasi dengan jaringan regional lainnya, NSF memberikan kontrak kerja kepada empat operator jaringan untuk membuat NAP (Network Access Point). Operator-operator tersebut adalah PacBell (San Francisco), Ameritech (Chicago), MFS (Washington D.C.) dan Sprint (New York City). Setiap operator jaringan yang ingin menyediakan layanan backbone kepada jaringan-jaringan regional NSF harus menghubungkan semua NAP tersebut. Selain NAP-NAP NSF, juga telah dibuat bermacam-macam NAP pemerintah (misalnya, FIX-E, FIX-W, MAE-East dan MAE-West) dan NAP-NAP komersial (misalnya CIX).

Setelah TCP/IP dinyatakan sebagai satu-satunya protokol resmi pada 1 januari 1983, jumlah jaringan, mesin dan pengguna yang terhubung ke ARPANET bertambah dengan pesatnya. Pada saat NSFNET dan ARPANET saling dihubungkan, pertumbuhannya menjadi eksponensial. Banyak jaringan regional yang bergabung dan hubungan-hubungan dibuat untuk membangun jaringan di Kanada, Eropa dan Pasifik.
Pada pertengahan tahun 1980-an, orang mulai memandang kumpulan jaringan. Pertumbuhan terus berlanjut secara eksponensial, dan pada tahun 1990 Internet telah tumbuh menjadi 3000 jaringan dan 200.000 komputer. Pada tahun 1992, host kesatu-juta telah terhubung ke jaringan. Pada tahun 1995, terdapat banyak backbone, ratusan jaringan tingkat menengah (regional), puluhan ribu LAN, jutaan host dan puluhan juta pengguna.

Sampai awal tahun 1990-an, Internet banyak dipakai oleh para akademisi, pemerintah dan para peneliti industri. Sebuah aplikasi baru, WWW (World Wide Web) mengubah wajah Internet dan membantu jutaan pengguna baru, nonakademisi ke jaringan. Aplikasi ini, ditemukan oleh fisikawan CERN Tim Berners-Lee, tanpa mengubah fasilitas-fasilitas yang telah ada namun membuatnya menjadi lebih mudah digunakan. Bersama-sama dengan Mosaic viewer, yang dibuat oleh NCSA (National Center for Supercomputer Applications), WWW memungkinkan sebuah situs (site) untuk menyusun sejumlah halaman informasi yang berisi teks, gambar, suara dan bahkan video, dengan meletakkan link ke halaman-halaman lainnya. Dengan meng-klik sebuah link, pengguna akan segera dibawa ke halaman yang ditunjukkan oleh link tersebut.
Dalam setahun setelah Mosaic diluncurkan, jumlah server WWW berkembang dari 100 menjadi 7000. Pertumbuhan yang cepat ini terus berlangsung dengan pesat sampai sekarang.

Sumber: http://id.shvoong.com/humanities/history/1947161-sejarah-internet-di-dunia/#ixzz22UMHPIEi
 
cc: http://id.shvoong.com/humanities/history/1947161-sejarah-internet-di-dunia/

Photoshop Jam ke 3, 6,& 7

Published June 26, 2012 by arawrewr

Photoshop jam ke 3

 

Image

 

Image

 

Image

 

Image

 

Rangkuman Photoshop jam ke 6

 

1. Pen Tool : untuk menggambar beragam objek seperti proses pembuatan logo, siluet, atau icon.
2. Rectangle, Rounded Rectangle, & Ellipse tool : untuk pembuatan bentuk vector (shape) berbentuk persegi dan ellips.
3. Polygon Tool: prinsip penggunaannya sama dengan rectangle atau ellipse tool, bedanya dengan tool ini kita harus menentukan jumlah sisi dari shapen yang akan dibuat.
4. Custom Shape Tool: berisikan berbagai macam bentuk dan dapat membuat custom shape sendiri untuk digunakan di lain waktu.
5. Horizontal type tool: untuk menambahkan teks ke dalam gambar.
6. Foreground dan background color: -foreground color: warna yang digunakan oleh beragam tools. Seperti shape tools, horizontal type tool, dan brush tool -Background color: warna yang digunakan.
7. Brush tool: digunakan untuk mewarnai dan juga dapat digunakan untuk melakukan masking, membuat seleksi dan lain-lain.
8. Gradient tool: digunakan untuk membuat perpaduan yang terjadi antara dua warna atau lebih.
9. Fill Color: digunakan untuk mewarnai suatu layer

 

Photoshop jam ke 6

 

Image

 

Image

 

Photoshop jam ke 7

 

Image

 

Image

 

Image

 

 

 

PhotoShop Jam keempat

Published March 6, 2012 by arawrewr

Photoshop Jam2

Published February 21, 2012 by arawrewr

Photoshop

Published January 17, 2012 by arawrewr